Langsung ke konten utama

Sifat Allah

Ustaz Ahmad Zainuddin, Lc
21 Muharram 1447 / 16 Juli 2025
Masjid Imam Syafii 

Macam-macam sifat Allah.
1. Sifat Fi'liyah
2. Sifat Zatiyyah

Sifat Zatiyyah melekat pada zat Allah, seperti kudrot (kuasa).

Sifat zat Allah adalah sempurna.

Terlarang berkurang sifat Allah yang sempurna, misalnya Allah tidak tau akan suatu hal, Allah mengantuk, dsb.

Demikian pula kuasa Allah, sempurna. Tidak bertambah dan tidak berkurang.

Sifat Fi'liyah, sifat yang berdasarkan kehendak Allah. Sifat ini selalu baru dan berubah.

Ahli kalam menolak sifat baru bagi Allah. Mereka menganggap, sifat baru adalah ciri makhluk.

Bantahannya adalah sifat baru ini sesuai dengan kemuliaan Allah.

Al An'am: 125.

Sering ada dalil yang artinya, "Allah menghendaki.... "

Berarti Allah mempunyai kehendak.

Pemilik hidayah adalah Allah. Hendaknya selalu meminta hidayah kepada Allah.

Baik meminta hidayah untuk diri sendiri, maupun orang lain.

Bahkan banyak doa² nabi mengenai minta petunjuk.

Bala akan ditimpakan kepada suatu kaum, meskipun dalam kaum itu ada yg salih. 

Yang membedakan adalah nanti kondisi saat dibangkitkan di hari kiamat.

Pembagian Iradat ada 2:
1. Iradat kauniyyah qadariyyah. Keinginan yang identik dengan penciptaan. Keinginan ini pasti terjadi. Contoh: orang dapat musibah, dsb.

2. Iradat syar'iyyah diniyyah. Keinginan yang identik dengan cinta dan ridho. Keinginan ini belum tentu terjadi. Contoh: Allah menginginkan semua manusia salat, namun faktanya tidak semua salat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...