Ustaz Dr. Syadam Husein, Lc, MA
08 Februari 2025 / 10 Sya'ban 1446
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin
Semua penduduk surga ditingkat manapun puas dengan pemberian Allah di surga.
Bangsa jin juga diberikan ganjaran oleh Allah.
Sebagaimana manusia beribadah, bangsa jin juga beribadah.
Allah bertanya kepada penduduk surga, apakah ingin diberi nikmat yang lain lagi, yang lebih baik.
Penduduk surga menjawab, apakah ada yang lebih baik lagi.
Allah menjawab, kalian mendapatkan keridhoan-Ku, Aku tidak akan pernah murka dan tidak akan mengeluarkan kalian dari surga.
Allah sangat menyayangi hamba-hamba Nya.
Segala ibadah yang dilakukan manusia, merupakan kemudahan yang Allah berikan kepada manusia tersebut untuk mudah melakukannya.
Allah memilih, manusia tertentu, untuk terlahir dalam keadaan Islam.
Allah memilih, manusia tertentu, untuk mudah beramal salih.
Allah meneguhkan, menguatkan hamba-hamba Nya untuk selalu dalam hidayah hingga ajal menjemput.
Dan seorang masuk surga dengan rahmat Allah. Bukan dengan amal salih seseorang.
Untuk mendatangkan rahmat Allah, seorang hamba memperbanyak amal salih.
Ridho Allah adalah kenikmatan yang sangat besar, bahkan lebih besar dari surga itu sendiri.
Orang beriman mempunyai harapan di akhirat.
Orang beriman tidak akan sedih dengan perbedaan pencapaian duniawi.
Allah mempunyai sifat berbicara.
Dari hadits diatas, Allah berbicara pada penduduk surga.
Bicaranya Allah adalah bisa didengar, bukan pembicaraan kalbu.
Komentar
Posting Komentar