Langsung ke konten utama

Bab Keutamaan-Keutamaan

Seorang arab badui bertanya kepada nabi shalallahu alaihi wasalam.

Islam adalah kalian melaksanakan salat 5 waktu sehari semalam, kemudian puasa di bulan Ramadan, kemudian kewajiban zakat.

Islam kadang ditafsirkan dengan iman. Kadang ditafsirkan dengan amalan zahir (yang nampak).

Nabi tidak menyebutkan syahadat karena orang ini sudah dalam keadaan Islam (sudah bersyahadat).

Nabi tidak menyebutkan haji karena haji belum diwajibkan saat itu.

Hadits diatas bukan berarti seseorang hanya melaksanakan salat yang wajib. Karena nabi melanjutkan, selain yang wajib ada salat sunnah.

Salat sunnah berfungsi menambal salat wajib.

Orang yang menjaga salat sunnah rawatib otomatis salat wajibnya terjaga.

Seseorang pendakwah harus bersabar terhadap orang yang didakwahi.

Orang yang didakwahi mempunyai latar belakang berbeda-beda.

Orang jahil (tidak berilmu) lebih dikedepankan rahmat (lemah lembut) seperti halnya nabi saat ditanya oleh arab baduy.

Dalam sirah nabi, nabi lebih banyak menggunakan sifat kelembutan daripada kekerasan.

Ada saatnya kondisi keras, namun seringkali lebih diperlukan kondisi kelembutan.

Setan selalu mengganggu manusia, berusaha dikuasai manusia.

Setan tidak membiarkan manusia untuk istirahat, bahkan setan mengganggu manusia dalam keadaan tidur.

Setan berbeda-beda jenisnya.

Saat manusia tidur, setang mengikat dengan 3 ikatan.

Seseorang jika terbangun dari tidur, maka disuruh untuk berdzikir kepada Allah. Melepas ikatan pertama.

Zikir sangat utama agar terhindar dari godaan setan.

Zikir-zikir yang penting harap dihapal, seperti zikir setelah salat, zikir keluar rumah.

Kemudian saat bangun tidur, disunnahkan untuk berwudhu. Melepas ikatan kedua.

Setelah wudhu maka salat. Salat untuk melepas ikatan ketiga. Boleh salat malam atau salat subuh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...