Seorang arab badui bertanya kepada nabi shalallahu alaihi wasalam.
Islam kadang ditafsirkan dengan iman. Kadang ditafsirkan dengan amalan zahir (yang nampak).
Nabi tidak menyebutkan syahadat karena orang ini sudah dalam keadaan Islam (sudah bersyahadat).
Nabi tidak menyebutkan haji karena haji belum diwajibkan saat itu.
Hadits diatas bukan berarti seseorang hanya melaksanakan salat yang wajib. Karena nabi melanjutkan, selain yang wajib ada salat sunnah.
Salat sunnah berfungsi menambal salat wajib.
Orang yang menjaga salat sunnah rawatib otomatis salat wajibnya terjaga.
Seseorang pendakwah harus bersabar terhadap orang yang didakwahi.
Orang yang didakwahi mempunyai latar belakang berbeda-beda.
Orang jahil (tidak berilmu) lebih dikedepankan rahmat (lemah lembut) seperti halnya nabi saat ditanya oleh arab baduy.
Dalam sirah nabi, nabi lebih banyak menggunakan sifat kelembutan daripada kekerasan.
Ada saatnya kondisi keras, namun seringkali lebih diperlukan kondisi kelembutan.
Setan selalu mengganggu manusia, berusaha dikuasai manusia.
Setan tidak membiarkan manusia untuk istirahat, bahkan setan mengganggu manusia dalam keadaan tidur.
Setan berbeda-beda jenisnya.
Saat manusia tidur, setang mengikat dengan 3 ikatan.
Seseorang jika terbangun dari tidur, maka disuruh untuk berdzikir kepada Allah. Melepas ikatan pertama.
Zikir sangat utama agar terhindar dari godaan setan.
Zikir-zikir yang penting harap dihapal, seperti zikir setelah salat, zikir keluar rumah.
Kemudian saat bangun tidur, disunnahkan untuk berwudhu. Melepas ikatan kedua.
Setelah wudhu maka salat. Salat untuk melepas ikatan ketiga. Boleh salat malam atau salat subuh.
Komentar
Posting Komentar