Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

Pembuka Pinta Kebaikan

Ustaz Ammi Nur Baits 24 Februari 2024 / 15 Sya'ban 1445 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Orang yang mempelajari hadits, orang yang paling banyak bersalawat. Orang yang paling banyak memberikan kebaikan kepada umat adalah orang yang paling dicintai Allah. Hal ini tercermin dari para nabi merupakan manusia yang paling banyak memberikan manfaat. Contohnya nabi Isa banyak mengajarkan cara ibadah kepada Allah. Maka nabi Isa adalah manusia yang dicintai oleh Allah. Saat melakukan perbuatan baik, yang dicatat oleh Allah bukan hanya perbuatan baiknya namun pengaruh dari perbuatan baik tsb juga dicatat. Para ulama mbagi pengaruh amal, ada yang terbatas, ada juga yang tidak terbatas. Orang harus sabar dalam menjalani kehidupan. Qorun dulu menjadi idola, karena mempunyai banyak harta. Seorang berilmu mengingatkan, pahala disisi Allah lebih utama, namun harus sabar. Qorun dibinasakan oleh Allah. Semua hartanya tidak dapat menolongnya. Pada akhirnya, orang² yang awalnya berharap menjadi sep...

Bait ke-38

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 09-02-2024 / 30 Rajab 1445 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin Kaidah dalam suatu perintah yang dirasa berat jika dikerjakan semua. Pada asalnya semua perintah Allah wajib untuk dikerjakan. Para ulama membagi perintah menjadi 3 macam. 1. Perintah yang tidak bisa dihilangkan, seperti ibadah salat. Ibadah salat tidak bisa digugurkan meskipun sakit. Ulama berbeda pendapat, bagi orang sakit yang hanya bisa matanya saja yang terbuka, semua anggota badannya lumpuh.  2. Perintah yg tidak bisa dikerjakan dan perintahnya gugur. Contoh puasa. Orang sakit yang tidak bisa puasa, maka tidak wajib dia puasa, gugur kewajiban puasanya. 3. Perintah yg tengah-tengah antara jenis 1 dan 2 diatas, antara gugur kewajiban dan masih wajib. Contoh orang luka yg lukanya akan tambah parah jika kena air, apakah masih wajib wudhu, atau gugur wudhunya diganti menjadi tayamum.  Hal ini khilaf dikalangan ulama. Ada yg mhukumi tetap wudhu, bagian yang luka ckup diu...

Hati Ibarat Sebuah Wadah

Ustaz Arif Usman Anugraha, Lc 27 Rajab 1445 / 06 Februari 2024 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Hati ibarat sebuah wadah, apabila diisi yang baik, maka akan baik. Apabila diisi yang buruk maka akan buruk. Hati yang lembut adalah hati yang selamat. Hati yang lembut merupakan ciri hati yang bersih dari kotoran dosa. Namun, hal ini bukan sarana untuk merasa menjadi orang yg lebih suci dari orang lain. Apabila seorang mendapati dirinya mempunyai hati yang lembut, dapat sebagai penyemangat diri. Ibnul Qayyim menyatakan, ada beberapa tanda lembut atau baiknya hati. 1. Seseorang yang selalu berdzikir kepada Allah. Orang yang selalu berdzikir, Allah senantiasa juga mengingatnya. Berdzikir juga membuat hati menjadi hidup, sehat. Hati membutuhkan dzikir. Allah Ta'ala memberikan pujian kepada hambanya yang berdzikir, pada kumpulan malaikat. Malaikat memohonkan ampunan kepada orang yang senantiasa berdzikir. Orang yang selalu berdzikir sambil melaksanakan aktifitas di muka bumi. Maka bumi...

Hadits Anas

Ustaz Dr. Sadam Husein, Lc, MA 03-02-2024 / 24 Rajab 1445 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin Hadir dikajian ilmu, lebih mengena ilmu yang didapat. Mengenali sifat-sifat Allah dapat membuat hidup lebih tenang. Manusia mengalami kegundahan di padang masyhar karena Allah tidak kunjung memulai persidangan. Manusia mendatangi para nabi untuk meminta kepada Allah agar segera memulai persidangan. Yang dihalalkan oleh Allah lebih banyak daripada yang diharamkan. Pada masa nabi Adam hingga nabi Adam, manusia berada dalam fitrahnya. Para nabi adalah manusia yang paling mengenal Allah. Nabi Ibrahim merasa pernah berbohong, padahal tidak sepenuhnya berbohong. Namun karna hal ini nabi Ibrahim tidak berani meminta kepada Allah untuk memulai persidangan. Urutan nabi yang didatangi saat di mahsyar. Nabi Adam, nabi Nuh, nabi Ibrahim, nabi Musa. Para nabi sbnarnya sudah diberikan info bahwa yang bisa meminta kepada Allah hanyalah nabi Muhammad.

Manzhumah

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 02-02-2024 / 23 Rajab 1445 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin Kaidah: Sebuah amalan ibadah akan diterima Allah jika meninggalkan penghalang ibadahnya dan sebaliknya, amal buruk tidak dihukumi amal buruk jika ada penghalangnya. Penghalang salat diantaranya hadas. Tidak diterima salat seseorang jika dia berhadas sampai dia berwudhu. Salat tidak akan diterima jika seseorang berhadas. Seseorang yang mengucapkan perkataan kufur, namun hatinya tidak berniat demikian, maka tidak dihukumi kafir. Seperti sahabat Ammar bin Yasir yang mengucapkan perkataan kufur karena tidak tahan disiksa. Padahal hatinya tidak ridho utk mengatakannya. Dapat juga orang mengatakan perkataan kufur karena kebodohan atau ketidaktahuan. Hal ini juga tidak dihukumi kufur. Ketidaktahuan atau terpaksa seperti contoh diatas adalah penghalang kekufuran, sehingga tidak dihukumi kufur. Contoh dlm pernikahan, semua rukun dan syarat dipenuhi, tetapi pernikahan terjadi dalam kon...