Langsung ke konten utama

Hati Ibarat Sebuah Wadah

Ustaz Arif Usman Anugraha, Lc
27 Rajab 1445 / 06 Februari 2024
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin 

Hati ibarat sebuah wadah, apabila diisi yang baik, maka akan baik. Apabila diisi yang buruk maka akan buruk.

Hati yang lembut adalah hati yang selamat.

Hati yang lembut merupakan ciri hati yang bersih dari kotoran dosa.

Namun, hal ini bukan sarana untuk merasa menjadi orang yg lebih suci dari orang lain.

Apabila seorang mendapati dirinya mempunyai hati yang lembut, dapat sebagai penyemangat diri.

Ibnul Qayyim menyatakan, ada beberapa tanda lembut atau baiknya hati.

1. Seseorang yang selalu berdzikir kepada Allah. Orang yang selalu berdzikir, Allah senantiasa juga mengingatnya. Berdzikir juga membuat hati menjadi hidup, sehat. Hati membutuhkan dzikir.

Allah Ta'ala memberikan pujian kepada hambanya yang berdzikir, pada kumpulan malaikat.

Malaikat memohonkan ampunan kepada orang yang senantiasa berdzikir.

Orang yang selalu berdzikir sambil melaksanakan aktifitas di muka bumi. Maka bumi akan menjadi saksi bahwa orang tersebut selalu berdzikir.

Belajar, menimba ilmu agama, dan mengajarkannya termasuk bagian dari dzikir kepada Allah Ta'ala.

2. Seseorang sakit hati ketika kehilangan kesempatan untuk melakukan amal salih.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...