Ustaz Arif Usman Anugraha
19 Desember 2023 / 06 Jumadil Akhir 1445
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin
Sedikit sekali diantara kaum nabi Saleh yang beriman, meskipun setelah melihat mukjizat nabi Saleh.
Orang yg mengikuti nabi Saleh kebanyakan adalah kaum fakir miskin.
Hal ini tidak asing, karena kebanyakan pengikut para nabi adalah orang miskin.
Orang kaya, karena kekayaannya, dapat menjadi sombong.
Ada hadits yang menyatakan bahwa surga banyak ditempati oleh orang miskin.
Kondisi miskin, dapat membuat mereka semakin banyak berdoa.
Islam memberi kemuliaan kepada orang miskin, dilihat dari ketakwaannya.
Pesan nabi shalallahu alaihi wasallam kepada Aisyah untuk tidak menolak orang miskin.
Pesan nabi shalallahu alaihi wassalam kepada sahabat Abidzar, agar dekat dan mencintai orang-orang miskin.
Islam sangat perhatian kepada orang miskin.
Barangsiapa membantu menghilangkan kesusahan orang di dunia, Allah akan menghilangkan kesusahannya di akhirat.
Oleh karena itu, membantu orang miskin dapat menjadi ladang pahala yang sangat banyak.
Orang² miskin lebih dahulu masuk surga daripada orang kaya, selisih setengah hari akhirat yang setara 500 tahun lamanya.
Kesulitan dan kemiskinan dapat membuat mereka dekat dengan Allah dan mudah menerima nasihat.
Salah satu kunci terhindar dari kesombongan adalah membiasakan rasa butuh kepada Allah.
Seorang hamba yang menghinakan diri kepada Allah, adalah hamba yang paling dekat kepada Allah.
Senantiasa beristighfar kepada Allah.
Namun, orang kaya yang bertakwa juga banyak mendatangkan kebaikan.
Namun, secara umum, orang miskin lebih mudah dekat kepada Allah.
Para ulama mengatakan ujian kemiskinan lebih mudah daripada ujian kekayaan.
Sifat angkuh dan sombong cenderung mengikuti orang-orang kaya.
Sifat tawadhu cenderung mengikuti orang miskin.
Kaum Tsamud (kaum nabi Saleh) harus antri dengan unta untuk minum air.
Golongan kaya dari kaum Tsamud merasa terhina harus antri dengan hewan.
Aturan nabi Saleh adalah membiarkan unta makan dan minum dimanapun, tidak boleh diganggu.
Unta ini adalah permintaan dari kaum Tsamud sendiri.
Tantangan kepada nabi Saleh untuk mengahdirkan unta yang gemuk, hamil, dan keluar dari batu.
Kehadiran unta nabi Saleh lama kelamaan membuat kaum Tsamud merasa terganggu, ini adalah cobaan kaum Tsamud.
Akhirnya ada yang membunuh unta tersebut. Dan Allah mengazab kaum Tsamud.
Meskipun yang membunuh unta hanya 1 orang, namun kaumnya bersepakat untuk membunuh unta tsb.
Sehingga kaum Tsamud pun diazab semua.
Sebagai hamba Allah yang taat, harus taat kepada perintah Allah, meskipun bertentangan dengan akal.
Pada kasus kaum nabi Saleh, kaum Tsamud, tidak masuk akal membiarkan unta untuk minum dan makan semaunya, bahkan hingga membuat ternak lain terganggu.
Tiap perbuatan maksiat akan mendatangkan keburukan.
Keburukan yang paling parah adalah tertutupnya hati, sehingga orang dibiarkan dalam kemaksiatannya hingga meninggal.
Komentar
Posting Komentar