Langsung ke konten utama

Kisah Nabi Adam Alaihisalam

Ustadz Arif Usman Anugraha
04 Juli 2023 / 15 Dzulhijjah 1444
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin

Iblis tidak mau sujud dengan Adam, karena berdalil akal.

Iblis meyakini api lebih baik dari tanah.

Hal ini sebenanya bisa dibantah, api cenderung membawa kerusakan, sedangkan tanah membawa kesuburan.

Api tidak tenang, berkobar-kobar, mudah terbawa angin, sedangkan tanah tenang dan tidak mudah terbawa angin.

Kemudian bantahan lain adalah asal seseorang tidak menentukan kemuliaannya. 

Contoh anak Nabi Nuh, berasal dari ayah yang seorang nabi, namun anaknya tidak baik.

Nasab tidak menentukan kemuliaan.

Meskipun dengan akal dapat dibantah, namun menjalankan syariat mutlak harus ditaati meskipun belum dapat masuk di akal.

Namun iblis tetap tidak patuh, karena tertutup rasa dengki. Oleh karenanya dengki adalah sifat yang sangat berbahaya.

Banyak dosa dimulai dari hasad dan dengki.

Iblis minta tangguh hidup hingga kiamat. Ini membuktikan bahwa Allah mengabulkan semua doa.

Namun, pengabulan doa belum tentu Allah cinta terhadap hamba yg berdoa tsb. Bisa jadi pengabulan itu adalah istijrad.

Dalam dunia jin, mirip seperti dunia manusia, dimana ada kematian. Oleh karena itu iblis minta untuk diberi kehidupan hingga hari kiamat.

Iblis menamakan pohon terlarang dengan pohon keabadiaan.

Ini hanya penamaan dari iblis bukan dari Allah. Padahal pohon tersebut buahnya tidak membawa keabadiaan.

Demikianlah, banyak sesuatu yang terlarang disebut dengan istilah yang bagus, seperti halnya riba dengan bunga, bir dengan minuman rohani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...