Langsung ke konten utama

Iman Kepada Takdir

Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
09 Juni 2023 / 21 Dzulqaidah 1444
Masjid Imam Syafi'i

Kehendak manusia tidak bisa menyelisihi kehendak Allah Ta'ala.

Ahlussunah wal jamaah meyakini hidayah dan kesesatan murni kehendak Allah Ta'ala.

Hidayah merupakan kekhususan bagi Allah. Siapa saja yang dikehendaki mendapat hidayah adalah hak Allah.

Hidayah, murni karunia dari Allah, bukan hak seorang hamba untuk mendapat hidayah.

Allah memberi hidayah atau kesesatan dengan keadilan Allah dan kemuliaan sifat Allah.

Orang yang mendapat hidayah, akan mendapat hidayah yang lain.

Amal salih akan membawa kepada amal salih yang lain.

Ada orang mendapat hidayah dengan ilmu pengetahuan. Ada juga orang mendapat hidayah dengan amal salih.

Mengenai kesesatan, Allah telah mentakdirkan kesesatan. Allah menginginkan kesesatan, karena ada kebaikan dibalik kesesatan tersebut.

Orang mendapat kesesatan murni karena keadilan Allah, bukan menzalimi hamba.

Orang tersesat murni karena hikmahnya Allah. Allah tau mana yang pantas untuk hambanya.

Orang yang tersesat adalah hukuman dari Allah. Hal ini karena orang tersebut tidak melaksanakan yang diperintahkan atau mengikuti kebatilan.

Allah jadikan orang tersebut condong kepada kesesatan.

Perbuatan dosa membawa kepada dosa yang lain. Oleh karena itu, harus taubat untuk memutus kemaksiatan.

Taubat wajib segera, agar sesorang tidak terbawa kepada kemaksiatan yang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bab Mencari Berkah

Ustadz Muhammad Hafidz Anshori, Lc 31 Juli 2022 / 03 Muharram 1444 Masjid Al Faruq Banjar  Orang musyrikin bangga dengan anak laki-laki, namun mereka menganggap Allah mempunyai anak perempuan. Latta, Uzza, Mana, adalah nama berhala besar yang dibuat oleh kaum musyirikin. Ketiga berhala tersebut adalah nama-nama Allah yang dijadikan muannats / perempuan (kaidah bahasa arab). Latta, Uzza, Mana dianggap anak perempuan Allah oleh kaum musyrikin. Padahal kaum musyirikin tidak menyukai anak perempuan. Tidak boleh mencari keberkahan kepada batu, pohon, kuburan. Secara asal, hukumnya adalah syirik kecil. Ketika mencari keberkahan harus merujuk kepada dalil. Sebagian makhluk, waktu, tempat dijadikan mengandung keberkahan oleh Allah. Contoh: fisik nabi, makan sahur, bulan ramadhan, masjidil haram dll. Foto bukan sumber keberkahan. Foto siapapun, karena tidak ada dalil yang menetapkan foto mengandung keberkahan. Penyebab utama jatuh ke dalam kesyirikan adalah kebodohan, tidak belajar. Niat ya...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...