Langsung ke konten utama

Adab dan Akhlak

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA
09 Rajab 1444 / 30 Januari 2023
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin

Kebanyakan manusia masuk neraka disebabkan perkataan/lisan dan kemaluan.

Sebaik-baiknya lisan yang diucapkan kepada orang lain adalah berdakwah.

Seorang muslim yang selamat atau muslim yang paling afdol adalah muslim yang keberadaan lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.

Bahkan terkadang keburukan lisan dapat begitu mudah diingat oleh orang yang tersakiti, dalam waktu yang lama.

Oleh karena itu lisan sangat berbahaya.

Salah satu cara menjaga lisan adalah den nogan diam.

Kalau yakin ucapan kita dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain, maka sampaikan.

Kalau yakin ucapan kita dapat memberikan kesedihan, maka diam.

Kalau ragu, apakah memberi kebahagiaan atau kesedihan, maka diam, karena ada kemungkinan membuat kesedihan.

Maka diam disini bernilai ibadah.

Termasuk keutamaan diam merupakan kesempurnaan iman.

Barangsiapa yang beriman kepada hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.

Diantara bagusnya islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat. Dapat dimaknai juga meninggalkan berbicara sia-sia.

Diam termasuk ciri orang cerdas.

Banyak berdiam juga menjaga salah bicara.

Keutamaan diam juga sedikit dosa.

Sifat yang buruk dari sekian banyak sifat adalah sifat hasad.

Hasad, sifat buruk pertama yang ditulis Ibnu Hajar dalam kitab Bulughul Maram.

Hasad dapat memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar.

Hasad biasanya diikuti kejahatan-kejahatan yang lain.

Hendaknya minta halal sewaktu hidup.

Hasad biasanya menimpa orang yang sesama atau selevel.

Dosa pertama yang terjadi dilangit adalah hasad.

Di bumi, dosa pertama yang terjadi juga karena hasad. Pembunuhan pertama di bumi karena hasad.

Ini bukti hasad dapat membawa kepada dosa lain.

Hasad, menginginkan hilangnya nikmat yang dihasadi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...