Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
17 Nopember 2022 / 23 Rabbi'ul Akhir 1444
Masjid Al Faruq Banjar
Membaca surah dalam solat, patokannya adalah 1 ayat.
Boleh berhenti belum sempurna 1 ayat, namun maknanya harus sempurna.
Boleh membaca surah itu tidak tertib, contoh: rakaat 1 an nas, rakaat 2 al falaq.
Namun afdolnya tertib.
Boleh membaca surah dalam solat tidak dimulai ayat 1.
Afdolnya dihabiskan 1 surah. Namun, kalaupun tidak juga tidak mengapa.
Sebagian sahabat membaca surah pada rakaat ketiga.
Oleh karenanya, boleh membaca surah pada setelah rakaat kedua (rakaat ketiga dst) tapi tidak dilakukan sering-sering.
Tidak sunnah, membaca surah yang sama dalam tiap rakaat bahkan tiap solat. Namun tidak terlarang.
Nabi seringnya hanya membaca 1 surah dalam 1 rakaat. Namun, kalau ada yang membaca lebih dari 1 surah dalam 1 rakat, maka boleh, tapi tidak untuk dibiasakan.
Disunnahkan pada rakaat 1 surahnya lebih panjang daripada surah pada rakaat 2.
Namun, nabi juga pernah melakukan membaca surah rakaat ke 2 lebih panjang daripada surah rakaat 1. Tapi ini tidak sunnah.
Komentar
Posting Komentar