Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad
15 Oktober 2022
Kampus ULM Banjarmasin
Evaluasi dalam teori humanistik sesuai dengan kemampuan anak, terkadang kurang, terkadang kelebihan.
Teori humanistik mendasari kurikulum merdeka belajar.
Teori humanistik -> Aktualisasi diri.
Pendidikan inklusi biasanya menerapkan teori humanis.
Teori humanistik akan sangat lambat jika diterapkan pada proses belajar mengajar, karena sifatnya individual.
Guru yang mengajar menerapkan teori humanistik juga orang yang khusus, karena sulit, butuh kesabaran ekstra, dan penuh kasih sayang.
Evaluasi pada teori humanistik berkembang sesuai dengan kondisi anak.
Teori Sibernetik, pendekatannya ada 2, yaitu:
1. Pendekatan teoristik (mengirim pesan, teori, kemudian peserta didik mencari sendiri pemecahannya)
2. Pendekatan algoritmik (bertahap sampai selesai)
Pendekatan teoristik lebih banyak mendapatkan ilmu. Namun, agak berbahaya karena bisa tanpa arah.
Komentar
Posting Komentar