Langsung ke konten utama

Takut Tidak Bisa Bersama Nabi di Surga

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc
12 Oktober 2022 / 17 Rabbi'ul Awwal 1444
Masjid Imam Syafi'i

Ada orang yang sangat mencintai nabi khawatir tidak bertemu nabi disurga.

Kemudian turun ayat surat An Nisa Ayat 69. Kemudian sahabat tadi pun lega.

Cintanya para sahabat kepada nabi, bahkan kawatir tidak berkumpul dengan nabi di akhirat.

Kisah berikutnya dalam hadits Muslim. Ada seorang sahabat (Rabi'ah bin Kaab) yang dipersilahkan kepada nabi untuk minta apa pun.

Sahabat ini adalah pelayan nabi, yang biasa menyiapkan air nabi.

Seperti ini juga sebaiknya para ulama, orang yang berilmu, mendapat pelayanan dari kaum muslimin.

Sahabat ini meminta bersama kepada nabi saat disurga.

Seorang muslim harus memikirkan tentang akhirat disetiap kegiatan dunia.

Solat seringkali disebut dengan sujud dalam dalil. Sujud adalah rukun solat.

Sahabat tersebut diminta untuk memperbanyak sujud untuk mempermudah bersama dengan nabi di akhirat.

Pada peperangan hunain, perang yang membuat kaum muslimin besar dan kuat.

Pertama kalinya kaum muslim kalah dalam perang. Setelah kalah, kemudian menang, bertambah banyak jumlah kaum muslimin.

Saat membagi rampasan perang, nabi tidak membagi ke kaum anshar. Sebagian kaum anshar merasa tidak nyaman.

Kemudian nabi menjelaskan kecintaan beliau kepada kaum anshar.

Nabi lebih memilih untuk tinggal ditengah-tengah kaum anshar.

Nabi mendoakan kaum anshar dan keturunannya.

Maka kaum anshor pun menangis.

Kaum anshor menyadari pulangnya nabi bersama mereka adalah lebih berharga dari segala rampasan perang.

Umar ingin dikuburkan disamping kuburan nabi. Ini menunjukkan kecintaan terhadap nabi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...