Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
20 Oktober 2022 / 25 Rabbi'ul Awwal 1444
Masjid Al Faruq Banjar
Hujan merupakan penggugur solat berjamaah.
Hujan yang dimaksud adalah hujan yang menyebabkan sulitnya seseorang datang ke masjid.
Hujan juga dapat menjadi keringanan untuk menjamak solat ketika seseorang berada di masjid oleh imam rawatib.
Salah satu udzur meninggalkan solat berjamaah adalah dingin.
Dingin yang dimaksud adalah sangat dingin (tidak ada di Banjarmasin), semacam 3 derajat.
Angin kencang termasuk udzur meninggalkan solat berjamaah.
Angin kencang yang dimaksud terjadi di malam hari.
Angin kencang yang menyebabkan kesulitan untuk datang ke masjid.
Tempat penuh lumpur juga merupakan keringanan untuk tidak solat berjamaah.
Musafir tidak disyariatkan adzan dan solat jumat.
Namun, musafir tidak jatuh kewajiban solat berjamaah, jika memungkinkan.
Adzan disyariatkan untuk manusia berkumpul, makanya dikeraskan.
Iqomah untuk orang didalam masjid. Iqomah tidak dikeraskan tidak mengapa.
Orang buta boleh adzan ketika dia mengetahui waktu solat.
Adzan tidak harus menghadap kiblat.
Komentar
Posting Komentar