Langsung ke konten utama

Perencanaan

Dr. H. A. Muhyanie Rizalie, M.Si
30 September 2022
Kampus ULM Banjarmasin

Organisasi dilihat dari struktur. Organisasi mencerminkan hubungan manusia (atasan, bawahan, perbantuan, staff).

Organisasi juga mencerminkan prilaku. Dalam organisasi terdapat orang-orang yang mempunyai prilaku.

Organisasi sebagai kesatuan (entity) sosial yang dikordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Organisasi pendidikan adalah tempat untuk melakukan aktivitas pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.

Unsur dasar pembentukan organisasi
1. Adanya tujuan bersama; organisasi mensyaratkan sesuatu yang akan diinginkan, biasanya terrumuskan dalam visi, misi, target dan tujuan. Tujuan inilah yang menyatukan berbagai unsur dalam organisasi.

2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih; organisasi terbentuk karena adanya kerjasama untuk mencapai tujuan yang diinginkan bersama.

Orang banyak tidak bisa di manajemen, karena tujuannya berbeda-beda, harus dikeompokkan.

Pembagian kerja harus diiringi dengan koordinasi, jika tidak koordinasi, maka akan terjadi kekacauan.

3. Adanya pembagian tugas; agar efektifitas dan efisiensi dalam menghasilkan produk dari organisasi yang dibutuhkan.

4. Adanya kehendak untuk kerja sama; anggota organisasi mempunyai kemampuan/kehendak untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.


Hakikat Pengorganisasian

1. Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi;

2. Proses perancangan dan pengembangan suatu organisasi yang akan dapat membawa hal-hal tersebtu ke arah tujuan;

3. Penugasan tanggung jawab tertentu;

4. Pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugas-tugasnya;

5. Pengorganisasian adalah pengaturan kerja bersama sumber daya keuangan.


Tujuh Pengertian Organisasi

1. Organisasi sebagai proses kerjasama
2. Organisasi sebagai sistem sosial
3. Organisasi sebagai struktur (struktur organisasi)
4. Organisasi sebagai kultur (kultur organisasi)
5. Organisasi sebagai wadah
6. Organisasi sebagai iklim
7. Organisasi sebagai pembelajaran


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...