Langsung ke konten utama

Istighosah kepada selain Allah

Ustadz Muhammad Hafidz Anshori, Lc
02 Oktober 2022 / 07 Rabi'ul Awwal 1444
Masjid Al Faruq Banjar 

Doa dibagi menjadi 2.
1. Doa'ul ibadah. Bentuknya adalah ibadah, seperti solat, puasa, haji, umroh.

2. Doa'ul mas'alah. Doa berupa permohonan atau permintaan.

Kedua jenis ibadah diatas tidak boleh ditujukan kepada selain Allah.

Istighosah, meminta tolong dalam keadaan terdesak, termasuk dalam doa.

Maka istighosah kepada selain Allah adalah kesyirikan. 

Perkara bahaya paling besar dalam agama adalah kesyirikan.

Perkara paling baik dalam agama adalah tauhid.

Nabi tetap diwanti-wanti Allah agar tidak melakukan kesyirikan.

Nabi saja tetap berdoa kepada Allah agar terhindar dari kesyirikan.

Nabi saja tetap berdoa kepada Allah. Maka tidak pantas nabi ditujukan sebagai tujuan doa.

Meminta dan memohon rizki hanya kepada Allah.

Puncak kesesatan adalah berdoa kepada selain Allah.

Doa adalah ibadah yang paling Allah cintai. Karena pada doa nampak bahwa seorang hamba hina dihadapan Allah.

Semakin merendahkan diri dihadapan Allah, maka Allah semakin menyukai.

Tidak ada yang dapat mengabulkan doa-doa selain Allah, terlebih makhluk yang sudah meninggal.

Pihak musyirikin mengakui uluhiyah Allah saat terdesak.

Istighosah yang dibahas disini adalah istighosah yang permohonannya hanya bisa dikabulkan oleh Allah.

Contohnya menurunkan hujan.

Adapun istighosah kepada makhluk dibolehkan asal makhluk tersebut mampu.

Contoh kita hampir tenggelam (kondisi terdesak) maka boleh minta tolong kepada makhluk.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bab Mencari Berkah

Ustadz Muhammad Hafidz Anshori, Lc 31 Juli 2022 / 03 Muharram 1444 Masjid Al Faruq Banjar  Orang musyrikin bangga dengan anak laki-laki, namun mereka menganggap Allah mempunyai anak perempuan. Latta, Uzza, Mana, adalah nama berhala besar yang dibuat oleh kaum musyirikin. Ketiga berhala tersebut adalah nama-nama Allah yang dijadikan muannats / perempuan (kaidah bahasa arab). Latta, Uzza, Mana dianggap anak perempuan Allah oleh kaum musyrikin. Padahal kaum musyirikin tidak menyukai anak perempuan. Tidak boleh mencari keberkahan kepada batu, pohon, kuburan. Secara asal, hukumnya adalah syirik kecil. Ketika mencari keberkahan harus merujuk kepada dalil. Sebagian makhluk, waktu, tempat dijadikan mengandung keberkahan oleh Allah. Contoh: fisik nabi, makan sahur, bulan ramadhan, masjidil haram dll. Foto bukan sumber keberkahan. Foto siapapun, karena tidak ada dalil yang menetapkan foto mengandung keberkahan. Penyebab utama jatuh ke dalam kesyirikan adalah kebodohan, tidak belajar. Niat ya...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...