Langsung ke konten utama

Bab Imam

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA
31 Oktober 2022 / 06 Rabbi'ul Akhir 1444
Masjid Imam Syafii

Tidak sah imam yang ahli bid'ah kekufuran, maka tidak boleh jadi imam.

Sedangkan ahli bid'ah amalan, masih boleh jadi imam.

Bid'ah keyakinan, dapat mengeluarkan dari islam, seperti menganggap alquran adalah makhluk, atau orang syi'ah yang berlebihan kepada Ali.

Orang fasik, melakukan dosa besar, atau rutin melakukan dosa kecil.

Orang yang menampakan kefasikan, ada perbedaan pendapat boleh tidaknya jadi imam.

Pendapat jumhur, orang fasik masih boleh menjadi imam, selama kefasikannya tidak mengeluarkan dari islam.

Orang yang sah saat solat sendiri maka boleh menjadi imam.

Orang yang kefasikannya tidak nampak, tidak boleh ditanya. Solat saja dibelakangnya.

Orang yang tidak mampu rukuk, sujud, dan berdiri, tidak boleh menjadi imam.

Namun jika imam tidak mampu berdiri saja, maka masih boleh jadi imam.

Tidak boleh menjadi imam, orang yang banyak salah membaca alfatihah, terutama yang bacaannya dapat merubah makna.

Jika salah bacanya dapat merubah makna, maka dianggap tidak membaca alfatihah dan imam nya tidak sah, karena alfatihah adalah rukun solat.

Yang paling utama jadi imam adalah yang paling bagus bacaannya, bukan yang paling bagus suaranya.

Orang yang makruh jadi imam (solat tetap sah, namun tidak afdol):
1. Banyak salah membaca Alquran, selain alfatihah.

2. Kebanyakan jemaah banyak yang tidak suka terhadap 1 orang tsb.

3. Orang yang tidak jelas membaca huruf, misalnya cadel atau gagap.

Posisi imam dari makmum.
1. Imam didepan, makmum dibelakang, kalau makmum 2 atau lebih.

2. Makmum 1, maka disebelah kanan imam.
Imam boleh maju kalau makmum bertambah.

Posisi perempuan dibelakang laki-laki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...