Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
06 Oktober 2022 / 11 Rabbi'ul Awwal 1444
Masjid Al Faruq Banjar
Adzan zuhur pada hari jumat hanya 1 kali pada zaman nabi.
Adzan 2 kali pada zuhur hari jumat terjadi pertama kali di zaman Ustman bin Affan.
Karena sibuknya orang-orang pada hari jumat.
Ustman melakukan adzan pertama di pasar untuk mengingatkan orang-orang dipasar, bukan dilakukan di masjid.
Ustman mengkiaskan adzan zuhur 2 kali dengan adzan subuh yang biasa dilakukan 2 kali.
Perbuatan Ustman ini awalnya ada yang mengingkari, yaitu Ibnu Umar.
Kemudian lama-lama, menjadi ijma, bahwa bolehnya adzan jumat 2 kali.
Dua kali adzan adalah ijtihad Ustman, dan beliau tidak mewajibkan adzan 2 kali di semua daerah.
Hanya ijtihad pada beberapa daerah yang diperlukan adzan 2 kali.
Ada 1 tempat yang jarak-jarak tempat tinggal dengan masjid jauh jauh. Maka boleh adzan 2 kali.
Adzan 2 kali yang dilakukan Ustman, jaraknya panjang, sekitar 20 - 30 menit.
Tidak ada solat sunnah qobliyah Jumat.
Adzan bukan syarat sah nya solat.
Boleh yg adzan beda orangnya dengan yg iqomah, asal muadzin yg telah ditunjuk mengizinkan.
Kalau dimasjid tidak ada muadzin khusus, maka bebas saja.
Adzan adalah syariat yang tidak mengalami perubahan didalam islam.
Komentar
Posting Komentar