Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, Lc
25 September 2022 / 29 Shafar 1444
Masjid Al Faruq Banjar
Meminta perlindungan kepada selain Allah adalah syirik berkaitan hati dan ucapan.
Meminta perlindungan kepada Allah adalah ibadah yang sangat mulia.
Banyak dalam Al-Qur'an, Allah memerintahkan nabi agar meminta perlindungan kepada Allah. (Al falaq, an nas)
Ketika setan mengganggu, membuat ragu dalam kebenaran, cepat marah, dsb maka mintalah perlindungan kepada Allah.
Apabila seseorang meminta perlindungan kepada makhluk, yang mana makhluk tsb tidak bisa atau kepada hal gaib, maka termasuk kesyirikan.
Secara umum, istiadzah (meminta perlindungan) terbagi 2:
1. Kepada Allah (ibadah, bukti tauhid)
2. Kepada selain Allah
Istiadzah kepada selain Allah boleh asalkan makhluk tsb mampu.
Contoh: meminta perlindungan kepada polisi jika ada kejahatan.
Istiadzah dari siksa neraka, tidak ada satupun makhluk yang mampu, hanya Allah yang mampu.
Tidak boleh meminta perlindungan kepada sesuatu yang gaib. Contoh meminta perlindungan kepada jin. Dan hukumnya adalah kesyirikan.
Jin ada gender, laki dan perempuan. Beda dengan malaikat, tidak ada gender.
Jin ada yang taat, ada yang tidak. Jin juga dibebani syari'at sebagaimana manusia.
Godaan setan lemah, godaan wanita berat. Setan sering menggunakan wanita untuk menghancurkan laki-laki.
Penduduk negeri Yaman yang memulai meminta
perlindungan kepada bangsa jin, dikerjakan saat singgah pada suatu lembah saat safar.
Manusia yang meminta perlindungan kepada jin, akan menambah kesombongan jin.
Meminta perlindungan kepada jin hukumnya haram.
Jin yang menolong manusia, ada maharnya, tidak gratis, ada timbal balik.
Jin pada umumnya adalah pendusta. Oleh karena itu juga tidak diperbolehkan meminta tolong kepada jin.
Nabi dan para sahabat tidak pernah meminta tolong kepada jin.
Aisyah pernah kehilangan kalung dan nabi mencari tanpa meminta tolong kepada jin.
Nabi banyak mengalami peperangan, namun nabi tidak pernah meminta tolong kepada jin.
Kalam Allah bukan makhluk, nabi pernah meminta perlindungan kepada kalam Allah.
Komentar
Posting Komentar