Langsung ke konten utama

Malam Pertama di Alam Kubur

Ustadz Azhar Khalid bin Seff
13 Juli 2022 / 14 Dzulhijjah 1443
Masjid Al Faruq Banjar 

Hadits riwayat Imam Ahmad dan Abu Daud, sanad sahih menurut Albani.

Hadits yang menjelaskan prosesi kematian baik yang mukmin maupun yang kufur.

Sahabat, kaum anshor, adalah penduduk asli madinah.

Kaum muhajirin adalah sahabat yang hijrah ke madinah.

Orang yang meninggal di kota suci madinah akan mendapatkan syafaat dari nabi.

Orang yang dikubur di baki juga akan mendapatkan syafaat dari nabi pada hari kiamat.

Orang yang dikubur di baki akan dibangkitkan setelah nabi dan 2 sahabat, Abu Bakar dan Umar.

Dilarang menginjak kuburan atau duduk diatas kubur.

Saat di kuburan, harap bersikap tenang, tidak ngobrol yang tidak ada hubungannya dengan pemakaman.

Rasul meminta para sahabat untuk meminta perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.

Firaun dan kaumnya disiksa didalam kubur dengan ditampakkan neraka di siang dan malam hari.

Sebelum terjadi pencabutan ruh, seseorang akan mengalami sakaratul maut.

Kondisi sakaratul maut akan terasa sebentar bagi seorang mukmin dan akan terasa lama bagi seorang kafir.

Tujuan sakaratul maut bagi orang mukmin, sebagai penghapus dosa, mengangkat derajat, dan menambah pahala.

Kemudian datang malaikat yang sangat banyak, wajahnya putih bersih seperti matahari.

Malaikat yang datang adalah malaikat-malaikat yang menyukai orang mukmin yang mengalami sakaratul maut.

Para malaikat tersebut membawa kain kaffan dan wewangian dari surga.

Orang mukmin, pencabutan ruh nya mudah, semudah menuang air dari teko.

Ketika ruh orang mukmin keluar, ruhnya keluar sambil memuji Allah.

Ruh orang mukmin keluar dalam keadaan wangi seperti wangi kasturi.

Ciri khusnul khotimah, saat ruh keluar, ada keringat pada kening orang mukmin.

Saat ruh keluar, ruh segera ditangkap oleh para malaikat dengan kain kaffan dan wewangian.

Kemudian ruh tersebut dibawa ke langit dan dibukakan pintu langit hingga ke sidhratul muntaha.

Kemudian Allah minta untuk menuliskan namanya ke kitab illiyin, kitab nama-nama orang salih.

Kemudian ruh tersebut dikembalikan ke tanah.

Saat ruh mukmin dalam kubur, awal-awal, seperti bangun dari tidur dan ingin melaksanakan solat magrib, masih terbawa suasana dunia.

Hal diatas terjadi sebelum malaikat mungkar nangkir datang.

Kondisi dalam kubur gelap. Namun dapat menjadi terang dengan bantuan Allah melalui solat jenazah.

Anak kecil tidak ada dosa dan jaminan surga.

Kubur akan menyempit, ada himpitan, semua akan mengalami.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta