Langsung ke konten utama

Bab Thaharah

Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
14 Juli 2022 / 14 Dzulhijjah 1443
Masjid Al Faruq Banjar 

Bab berwudhu dari bekas ciuman

Terjadi khilaf dikalangan ulama tentang menyentuh wanita apakah membatalkan wudhu atau tidak. Ada 4 pendapat.

1. Tidak batal secara mutlak. Pendapat imam Abu Hanifah.

2. Batal secara mutlak. Pendapat Syafii.

3. Batal jika ada syahwat. Pendapat imam Malik, imam Ahmad.

4. Batal jika menyentuh dengan sengaja. Pendapat zahir.

Yang benar. Mencium, menyentuh istri tidak membatalkan wudhu, karena tidak ada dalil pasti tentang menyentuh istri membatalkan wudhu.

Bab Mandi Junub

Ada 2 hadits tentang mandi junub. Hadits Aisyah dan hadits Maimunah. Keduanya adalah istri nabi.

Mandi junub ada 2 sifat. Sifat umum dan sifat sempurna, sesuai kedua hadits diatas.

Syarat mandi junub secara umum
1. Niat
2. Meratakan air ke seluruh tubuh

Jika memenuhi 2 syarat diatas maka mandi junub sudah sah.

Dalam hadits Aisyah dan Maimunah. Berniat, basuh kedua tangan 2 3 kali.

Berkumur dan berintinsyaq 1 kali. Membasuh wajah 1 kali. Membasuh tangan 1 kali.

Membasuh kepala 1 kali. Menyiramkan kepala bagian kanan, kiri, kemudian tengah.

Kemudian ratakan air keseluruh tubuh, terakhir siram kaki.

Wudhu dalam mandi junub tidak wajib.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...