Langsung ke konten utama

Pesona Surga

Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA
22 Juni 2022 / 23 Dzulqaidah 1443
Masjid Al Faruq Banjar

Para nabi juga berdoa surga. Surga dimasuki oleh rahmat Allah.

Pembagian derajat disurga sesuai dengan amal saleh.

Amal yg dilakukan didunia tidak ada bandingannya dengan nikmat surga.

Amal tidak bisa digunakan untuk membayar surga. Sesuai dengan hadits nabi.

Nabi juga masuk surga karena rahmat Allah.

Kaum nabi Nuh selamat dari banjir karena Allah maha pengampun, bukan karena amal soleh yang dilakukan kaum tersebut.

Masuk surga sesuai amal. Amal menentukan tingkatan surga.

Masing-masing mendapatkan derajat sesuai dengan amal yang dilakukan.

Surga bertingkat-tingkat. Ini adalah wujud bahwa Allah maha adil.

Klasifikasi derajat di akhirat sangat detil.

Disurga ada 100 tingkatan bagi orang yang berjihad.

Berharap surga, berharap rahmat Allah. Namun, berlomba-lombalah dalam menggapai tingkatan surga.

Semua orang disurga puas terhadap apa yang didapatkan.

Disurga, dicabut rasa sedih dan kawatir.

Penghuni surga selalu sibuk dengan kenikmatan. Berpindah dari 1 kenikmatan ke kenikmatan yang lain.

Penghuni surga selalu takjub dengan kenikmatan.

Tidak ada rasa cemburu disurga, meskipun surga bertingkat-tingkat.

Penghuni surga tidak perna letih, lelah, dan tidak tidur.

Malaikat juga tidak cape ataupun letih, tidak makan, tidak minum, tidak bosan.

Semua yang ada disurga dengan yang ada didunia hanya kesamaan nama, namun hakikatnya berbeda.

Kenikmatan disurga diluar nalar manusia.

Emas di akhirat tidak sama dengan emas di dunia. Perak di akhirat tidak sama dengan perak di dunia.

Sungai di akhirat beda dengan sungai di dunia. Pohon di akhirat tidak sama dengan pohon di dunia. Wanita surga beda dengan wanita dunia.

Surga isinya taman dan sungai. Fitrahnya, manusia suka dengan taman dan sungai.

Allah maha kuasa. Mudah bagi Allah menciptakan keindahan surga.

Nabi Yusuf diberi setengah ketampanan dunia.

Penghuni surga akan merasa menjadi raja.

Penghuni surga paling rendah mendapatkan kerajaan 10 kali dunia.

Malaikat yang ingin menemui penghuni surga meminta izin. Tanda bahwa penghuni surga dimuliakan.

Usia penghuni surga adalah 33 tahun. Usia seseorang yang aktif dan agresif.

Penghuni surga selalu sehat, muda, bahagia.

Tubuh manusia ketika dibangkitkan adalah modifikasi dari tubuh manusia di dunia. Tidak sama persis.

Rombongan pertama yang masuk surga, wajahnya seperti rembulan.

Selain dirubah fisiknya, juga dirubah akhlaknya.

Penghuni surga tidak buang air, buang ludah. Saat makan, tidak ada kotoran, hanya sendawa dengan bau yang wangi.

Penghuni surga tidak ada akhlak buruk.

Pelayan di surga adalah anak-anak, mereka tidak pernah menjadi tua dan jumlahnya sangat banyak. Kulitnya putih bersih.

Penghuni surga meminta apa saja dikabulkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta