Langsung ke konten utama

Pertemuan Kelima

Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
24 Juni 2022 / 25 Dzulqaidah 1443
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin

Seseorang wajib mengetahui tentang Tuhannya. Seseorang mengenal Tuhannya dengan ayat dan makhluk Nya.

Maksud ayat didalam pembahasan ini adalah makhluk, bukan ayat dal Alquran.

Sehingga makhluk disebut 2 kali, karena kebiasaan tatanan dalam bahasa arab.

Pergantian siang dan malam adalah makhluk. Dan ini sebagai tanda keberadaan Allah.

Langit, bumi, matahari, bulan, siang, dan malam. 6 makhluk yang luar biasa. Allah bersumpah dengan makhluk tsb.

Penciptaan langit dan bumi menjadi pembahasan para ulama.

Allah menciptakan langit dan bumi selama 6 hari. Sebagian ulama berpendapat 6 hari tsb sama dengan 6 hari dunia. Sebagian ulama yg lain berpendapat 6 hari tsb adalah 6 hari di sisi Allah.

Allah mampu menciptakan langit dan bumi dalam sekejap.

Allah mulai penciptaan langit dan bumi adalah hari ahad dan berakhir di hari jumat.

Para ulama berpendapat, Allah menciptakan bumi terlebih dahulu, baru kemudian langit.

Allah melarang sujud kepada matahari atau bulan. Sujudlah kepada yang menciptakan keduanya.

Allah menciptakan langit dan bumi, kemudian bersemayam di atas Arsy.

Arsy adalah makhluk Allah. Dan merupakan makhluk Allah yang paling besar dan paling tinggi.

Arsy juga merupakan atap nya surga. 

Surga firdaus adalah surga paling utama dan yang paling tinggi. Diatas surga firdaus adalah arsy Allah.

Arsy adalah makhluk Allah yang paling berat di alam semesta.

Ahlussunah meyakini Allah bersemayam di atas arsy, namun tidak sama dengan bersemayamnya makhluk.

Arsy tidak hancur dihari kiamat.

Ahlussunah tidak ada yang mengingkari bahwa Allah berada di atas arsy.

Para kaum belakangan lah yang mencoba mengingkari arsy Allah. Para kaum yang dimulai setelah abad ke-7.

Kata Tabarak adalah kata kekhususan untuk Allah, tidak boleh disandarkan kepada makhluk.

Allah adalah yang berhak disembah.

Orang musyrik jahiliyah zaman dahulu mengakui adanya Allah.

Orang jahiliyah zaman dahulu mengingkari sebagian perbuatan Allah (rububiyah), seperti mengutus rasul, menurunkan Alquran.

Orang jahiliyah zaman dahulu disebut kurang tauhid rububiyah nya.

Orang yang kurang tauhid rububiyah nya tidak dikatakan syirik. Tauhid rububiyahnya tidak sempurna.

Yang diperangi oleh nabi adalah kaum jahiliyah yang syirik dalam tauhid uluhiyah.

Allah berhak disembah karena Allah maha sempurna. Allah dinisbatkan kesempurnaan. Tidak dinisbatkan kekurangan.

Tauhid rububiyah menghantarkan kepada tauhid uluhiyah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...