Langsung ke konten utama

Menghina Syari'at Islam

Ustadz Ahmad
01 Juni 2022 / 02 Dzulqaidah 1443
Masjid Imam Syafi'i 

Mengolok-olok agama adalah tanda dominan orang kafir.

Kebiasaan orang kafir adalah menghina rasul.

Tanda khusus orang munafik adalah menghina syariat islam, seperti dalam surat Al Mutafifin ayat 20-29.

Termasuk pengolokan terhadap agama adalah pengolokan terhadap orang beriman.

Orang munafik mengolok-olok orang yang bersedekah banyak dan jua mengolok-olok yang bersedekah sedikit. Bahkan yang tidak bersedekah juga diolok-olok.

Orang kafir dan munafik sangat identik dengan menghina agama, dari Allah, Rasullullah, dan syari'at Islam.

Siapa yang mengolok-olok Rasullullah maka kafir, wajib dibunuh, baik yang mengolok-oloknya muslim ataupun kafir yang hidup aman ditengah kaum muslimin.

Menghina Rasulullah menyebabkan kemurtadan. Dan orang murtad halal darahnya, tidak ada qisash atasnya.

Yang layak dibunuh hanya penghina Rasulullah, tidak berlaku untuk kaum muslimin.

Wajib mentaati Rasulullah dalam membunuh jika diperintahkan berhadapan langsung oleh beliau.

Penghina Rasulullah yang bertaubat setelah menghina Rasulullah maka taubatnya diterima namun tetap dibunuh. Tapi disolatkan dan dikuburkan di kuburan kaum muslimin.

Penghina Allah yang bertaubat setelah menghina Allah, taubatnya diterima dan tidak dibunuh.

Yang mengeksekusi pembunuhan dari hukum-hukum diatas bukan orang awam. Tapi orang yang berwenang di wilayah tersebut.

Semakin banyak yang menghina Rasulullah, biasanya Islam semakin dekat dengan kemenangan atau kejayaan. Sejarah membuktikan demikian.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...