Langsung ke konten utama

Keutamaan 10 Hari Awal Dzulhijjah

Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
30 Juni 2022 / 01 Dzulhijjah 1443
Masjid Al Faruq Banjar 

Allah memilih sesuatu sesuai dengan hikmahnya.

Allah memilih 1 tempat lebih utama dari tempat yang lain, seperti majidil haram.

Allah juga memilih suatu waktu lebih utama daripada yang lain. Contohnya hari jumat.

Allah memuliakan 10 hari awal bulan Dzulhijjah.

Ketika Allah bersumpah atas sesuatu, maka sesuatu tersebut adalah sesuatu yang mulia.

Tidak ada hari-hari yang amalnya lebih dicintai kecuali amal yang dikerjakan pada 10 hari awal Dzulhijjah, bahkan amalnya mengalahkan jihad.

Kecuali seseorang yang berjihad, dengan nyawa dan hartanya, kemudian dia meninggal saat berjihad.

Padahal jihad adalah puncak amal seorang muslim.

Orang yang berjihad dijalan Allah, tidak ditanya lagi dalam kubur.

Pada 10 hari awal Dzulhijjah, terkumpul induk-induk amalan, yaitu solat, puasa, sedekah, haji, takbir, menyembelih.

Haji hanya ada 10 hari Dzulhijjah.

Ada ulama yang mengatakan hari raya idul adha lebih utama daripada idul fitri.

Idul fitri berkaitan dengan sedekah, idul adha berkaitan dengan menyembelih. Menyembelih lebih utama dari pada bersedekah.

Siang hari 10 hari awal Dzulhijjah lebih utama dari pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Malam hari, 10 terakhir Ramadhan lebih utama dari pada 10 malam awal Dzulhijjah. Namun, 10 malam awal Dzulhijjah lebih utama dari pada malam lainnnya.

Amalan-amalan 10 hari awal Dzulhijjah.
1. Puasa. Khususnya puasa arofah, 9 Dzulhijjah. Ada hadits, Allah paling banyak membebaskan hambanya dari api neraka adalah pada hari arofah. 

Nabi shalallahu alaihi wasallam pada hari arofah berdoa dari zuhur sampai terbenam matahari. 

Orang yang tidak wukuf, disunnahkan untuk berpuasa. Puasa hari arofah menghapuskan dosa 2 tahun.

Nabi sudah puasa arofah sebelum beliau berhaji.

2. Memperbanyak zikir dan zikir yang paling agung adalah membaca alquran. Zikir pagi petang. Zikir setelah solat. Zikir bertakbir.

Bertakbir dapat dibaca setelah selesai solat, dilakukan sebelum istighfar.

3. Menjaga solat 5 waktu. Amalan yang paling dicintai Allah adalah solat diawal waktu. Maka jika solat dikerjakan di waktu yang utama, pahalanya akan berlipat-lipat.

4. Umroh. Haji.

5. Berbakti kepada orang tua. Sering-sering berziarah (berkunjung) kepada orang tua.

6. Kurban.

Untuk dapat lancar (mudah) mengerjakan ibadah-ibadah diatas, maka perbanyaklah istighfar.

Maksiat menghalangi dari beramal soleh.

Maksiat pada waktu utama, diperbesar hukumannya. Bukan dilipatgandakan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bab Mencari Berkah

Ustadz Muhammad Hafidz Anshori, Lc 31 Juli 2022 / 03 Muharram 1444 Masjid Al Faruq Banjar  Orang musyrikin bangga dengan anak laki-laki, namun mereka menganggap Allah mempunyai anak perempuan. Latta, Uzza, Mana, adalah nama berhala besar yang dibuat oleh kaum musyirikin. Ketiga berhala tersebut adalah nama-nama Allah yang dijadikan muannats / perempuan (kaidah bahasa arab). Latta, Uzza, Mana dianggap anak perempuan Allah oleh kaum musyrikin. Padahal kaum musyirikin tidak menyukai anak perempuan. Tidak boleh mencari keberkahan kepada batu, pohon, kuburan. Secara asal, hukumnya adalah syirik kecil. Ketika mencari keberkahan harus merujuk kepada dalil. Sebagian makhluk, waktu, tempat dijadikan mengandung keberkahan oleh Allah. Contoh: fisik nabi, makan sahur, bulan ramadhan, masjidil haram dll. Foto bukan sumber keberkahan. Foto siapapun, karena tidak ada dalil yang menetapkan foto mengandung keberkahan. Penyebab utama jatuh ke dalam kesyirikan adalah kebodohan, tidak belajar. Niat ya...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...