Langsung ke konten utama

Iman Kepada Takdir

Ustadz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA
16 Juni 2023 / 28 Dzulqaidah 1444
Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin

Hasad adalah penyakit hati yang berbahaya.

Bukan hanya dapat menimpa orang fasik, melainkan dapat juga menimpa orang alim.

Hasad biasanya terjadi kepada sesama profesi.

Untuk menghindari hasad, salah satunya adalah memahami imam kepada takdir.

Hasad yg paling buruk adalah menginginkan kenikmatan orang hilang, meskipun kenikmatannya tidak berpindah padanya.

Hasad level berikutnya adalah menginginkan nikmat orang lain pindah kepadanya.

Hasad yang paling ringan adalah sedih melihat orang mendapatkan nikmat.

Orang yg benar beriman kepada takdir, maka tidak senang terhadap pujian manusia. Tidak pula sedih terhadap celaan manusia. Karena semuanya sudah ditakdirkan.

Orang yg benar iman kepada takdir akan tumbuh keikhlasan dalam beribadah.

Ikhlas sangat penting dalam ibadah.

Orang yang ikhlas akan dibuat terkenal oleh Allah Ta'ala. Dan Allah pun akan menjaga orang tersebut.

Contohnya nabi shalallahu alaihi wassalam, orang paling ikhlas. Pada zaman nabi, nabi melarang sahabat untuk menulis perkataan beliau kecuali alquran.

Namun, perkataan² nabi sampai kepada zaman sekarang, karena keikhlasan beliau shalallahu alaihi wasallam.

Allah Ta'ala yang menjaga perkataan nabi tersebut.

Imam Ahmad, paling banyak menukil pendapat masalah fikih, hanya menulis 1 kitab. Namun banyak perkataan beliau yang masih dinukil orang hingga sekarang.

Salah satunya disebabkan keikhlasan Imam Ahmad.

Orang yang bersabar pasti Allah Ta'ala gantikan dengan yang lebih baik.

Seorang muslim harus meyakini bahwa takdir Allah pasti baik, tetapi manusia tidak tahu.

Manfaat iman kepada takdir, akan menambah iman seseorang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Ustaz Dr. M. Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA Jumat, 21 Shafar 1447/15 Agustus 2025 Masjid Imam Syafii Abu Musa Al Asy'ari, sahabat nabi yang didoakan nabi. Abu Musa, banyak berdakwah di kota Yaman. Meninggal tahun 42 H. Orang dan ilmu diibaratkan nabi dengan tanah. Ada 3 macam tanah, tanah yang bisa menyerap air, tanah yang tidak menyerap air tapi menahan (tanah ini masih ada manfaat utk tanaman), ada tanah yang tidak menyerap dan menahan. Tanah jenis 1, orang yang paham ilmu, mengamalkannya. Tanah jenis 2, orang yang paham ilmu, tidak mengamalkan (perkara sunnah), namun menyebarkannya. Tanah jenis 3, orang yang tidak paham ilmu. Tanah jenis 2 persis seperti orang Yahudi, mengetahui ilmu (kebenaran) namun tidak mengamalkan. Ilmu harus mempengaruhi diri (menjadi lebih baik). Orang berilmu hidupnya tenang. Ilmu erat kaitannya dengan petunjuk. Misi nabi adalah menyampaikan ilmu dan petunjuk. Ahli ilmu mengatakan (Ibnu Qayyim), ilmu menjadi kebutuhan manusia melebihi makan dan minum. Mer...

Hidayah

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, Lc 11 Desember 2022 / 18 Jumadil Awal 1444 Masjid Al Faruq Banjar  Abu Thalib, paman nabi, masuk neraka paling ringan karena syafa'at nabi. Yang maksum hanya nabi, selain nabi, bahkan keluarga nabi tidak maksum, ada yg beriman ada yg tidak. Alasan mempertahankan budaya, dapat menghalangi dari menerima syariat. Budaya tidak mengapa dilestarikan selama tidak bertentangan dengan syariat. Nabi, makhluk paling mulia, tidak bisa memberikan hidayah kepada paman beliau. Hidayah terbagi 2: 1. Hidayah taufik, seorang hamba menerima kebenaran. Contoh: yang kafir menjadi mukmin, yang maksiat menjadi taubat. Hidayah taufik ini hanya milik Allah. 2. Hidayah irsyad, atau hidayah bayan. Hidayah yang berupa menjelaskan, seperti ustadz menjelaskan materi ilmu agama. Misal ada seseorang paham terhadap ilmu agama, dipahamkan ustadz. Ini adalah hidayah irsyad.  Namun, apakah orang tersebut dapat mudah mengamalkan ilmu yang didapat. Ini adalah hidayah taufik. Sebaik-...