Langsung ke konten utama

Bab Solat Witir

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, Lc
27 Juni 2022 / 28 Dzulqa'idah 1443
Masjid Imam Syafii Banjarmasin 

Witir dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal 1.

Nabi mengerjakan witir hingga 11 rakaat.

Allah itu ganjil, esa, dan mencintai yang ganjil.

Allah secara khusus menghimbau para ahli quran untuk solat witir. 

Solat malam dianjurkan dengan surat yang panjang, sehingga kesempatan bagi penghafal quran untuk membaca hafalannya saat solat.

Waktu solat witir, setelah isya hingga menjelang subuh. Sehingga witir adalah solat yang waktunya panjang.

Secara asal, witir lebih afdol dikerjakan di akhir malam. Namun, disesuaikan dengan kondisi seseorang.

Jika seseorang lebih mudah untuk mengerjakannya di awal malam, maka diperbolehkan.

Boleh mengerjakan witir 3 rakaat dengan 2 kali salam atau 1 kali salam (1 kali tasyahud)

Boleh 5 atau 7 rakaat dengan 1 kali salam (1 kali tasyahud)

Bisa juga dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat.

Yang banyak meriwayatkan ibadah solat sunnah nabi adalah istri-istri nabi, karena seringkali dikerjakan di rumah.

Kalau dilaksanakan 9 rakaat, bisa dikerjakan dengan tasyahud awal dirakaat ke-8, kemudian tasyahud akhir dirakaat ke-9.

Kalau dilaksanakan 11 rakaat, bisa 2 2, atau 4 4 3.

Afdolnya dikerjakan 2 2 kemudian 1.

Jika witir dikerjakan 3 rakaat, ada surat yang sunnah dibaca, yaitu al ala (rakaat 1), al kafirun (rakaat 2), dan al ikhlas (rakaat 3).

Waktu-waktu yang dilarang untuk mengerjakan solat sunnah.
1. Setelah solat subuh sampai terbit matahari.

2. Kurang lebih 15 menit setelah terbit matahari.

3. Saat matahari tegak diatas kepala sampai tergelincir ke barat (memasuki zuhur). Atau sekitar 10 menit sebelum zuhur.

4. Setelah solat ashar sampai matahari terbenam.

5. Saat matahari terbenam.

Nabi menjelaskan orang kafir menyembah matahari saat terbit dan terbenam matahari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zuhud dan Wara'

Ustadz Muhammad Hafidz Anshari, BA 02 Januari 2022 / 10 Jumadil Akhir 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin  Zuhud ada 2 macam 1. Zuhud terhadap dunia 2. Zuhud terhadap apa yang dimiliki orang lain Zuhud adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi akhirat. Zuhud juga bisa diartikan meninggalkan hal yang dapat membuat berpaling dari Allah ta'ala. Dunia tidak tercela, tapi jika mementingkan kepentingan dunia daripada akhirat, maka ini tercela. Dalam mengumpulkan harta, maka harta harus menjadi sarana untuk tujuan akhirat. Harta akhirat manfaatnya jauh lebih besar daripada harta dunia. Seperti halnya hadits masyhur tentang keutamaan solat sunnah qobliyah subuh. Dunia tidak tercela secara zat nya. Namun yang dilihat adalah caranya mendapatkan dunia.  Kemudian apakah dunia itu menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Yang perlu diperhatikan adalah sikap dan cara nya memandang dunia. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam berdoa agar jangan sampai dunia...

Tauhid Uluhiyah

Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc 21 Juni 2023 / 03 Dzulhijjah 1444 Masjid Imam Syafi'i Banjarmasin   Kata tauhid sering diartikan dengan uluhiyah dalam buku-buku Islam. Tauhid uluhiyah, menjadikan ibadah satu-satunya hanya untuk Allah Ta'ala. Al uluhiyah berasal dari kata al illah, yang merupakan salah satu dari nama Allah Ta'ala. Al husna, nama-nama Allah Ta'ala yang artinya sampai kepada puncak kebaikan. Jika orang kafir bertanya, siapa Allah, maka jawabannya adalah Zat Yang Ditaati atau Zat Yang Diibadahi. Allah Ta'ala memiliki sifat diibadahi. Ibadah akan sah disisi Allah, jika dipenuhi 3 rukun, yaitu 1. Rasa harap 2. Rasa takut 3. Rasa cinta

Khamr

Ustaz Dr. Muhammad Haikal Ali Basyarahil, Lc, MA 08 Agustus 2023 / 22 Muharram 1445 Masjid As Salam Samsat   Khamr adalah segala sesuatu yang menghilangkan akal. Khamr seringkali menimbulkan kelezatan. Kaedah diatas banyak sekali dapat menjawab berbagai pertanyaan. Jenis makanan dan minuman ada 3 macam: 1. Menghancurkan akal/badan secara permanen. Jenis Ini sepakat para ulama, sedikitnya pun tidak boleh, meskipun tidak mabuk. 2. Kalau dikonsumsi banyak memabukkan, sedangkan sedikit tidak. Jenis ini juga haram. Inilah jenis khamr. 3. Sesuatu yg jika dikonsumsi banyak dapat membuat akalnya terganggu (pusing), tapi tidak hilang akalnya, tidak mendapatkan kenikmatan. Jika dimakan sedikit, maka tidak ada efek apa-apa. Contohnya adalah tapai. Buah palm ada yang berpendapat masuk jenis 2 atau jenis 3. Hal ini perlu diteliti lagi, apakah buah palm menimbulkan kelezatan atau tidak. Khamr dapat dikatakan induk semua maksiat. Khamr secara zat, ada khilaf, ada yang berpendapat najis, ada yang ...